You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bakesbangpol DKI Gelar Ngopi Cetar di RPTRA Kebon Sirih
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Bakesbangpol Ajak Warga Jaga Kondusifitas Wilayah

Perwakilan warga dari Kelurahan Kebon Sirih, Cikini, Senen dan Kelurahan Petojo Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (9/12) kemarin, ikut kegiatan NGOPI CETAR (Ngobrol Pintar Cegah Tawuran) yang diadakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta di RPTRA Kebon Sirih.  

"Upaya pencegahan konflik dan gangguan keamanan di masyarakat," 

Menurut Kepala Bakesbangpol DKI, Muhamad Matsani, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Pokja Pencegahan dalam Satgas Jaga Jakarta.

Kegiatan inii menitikberatkan pada dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat untuk memahami pola kerawanan setiap wilayah dan menyusun solusi berbasis kewilayahan.

Pemprov DKI Raih Harmony Award 2025

"Ini merupakan langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menguatkan upaya pencegahan konflik dan gangguan keamanan di masyarakat melalui semangat Jaga Jakarta," katanya, melalui rilis yang diterima Redaksi Beritajakarta, Rabu (10/12).

Kegiatan menghadirkan narasumber Kanit Binmas Polsek Menteng AKP Irawan Junaedi dan Tenaga Ahli Staf Khusus Gubernur Bidang Pembangunan Manusia Dicky Krisnawardana, dengan moderator Leonard Alamsjah, anggota Dewan Kota Kecamatan Menteng.  

"Dalam diskusi interaktif, peserta menyampaikan pengalaman lapangan serta gagasan peningkatan keamanan lingkungan," bebernya.

Selain itu, perwakilan warga dari empat kelurahan juga mengajukan usulan untuk memperbanyak kegiatan positif bagi remaja, meningkatkan komunikasi lintas wilayah, hingga penguatan peran masyarakat dalam deteksi dini.

Menurut Matsani, program NGOPI CETAR akan terus dilaksanakan pada wilayah rawan konflk guna memastikan keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya preventif.

"Kegiatan ini diharapka dapat menumbuhkan kepekaan dan kesadaran warga untuk ikut menjaga kondusifitas wilayah. Bukan hanya dari potensi tawuran, tetapi juga ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan lainnya, seperti bencana alam, banjir, kebakaran, maupun pohon tumbang,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PWNU DKI Percayakan Pemotongan Hewan Kurban di Dharma Jaya

    access_time28-05-2026 remove_red_eye1436 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1252 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1165 personAnita Karyati
  4. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1010 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

    access_time01-06-2026 remove_red_eye826 personAnita Karyati